KUIN - KUNINGAN INFORMATIF - DISKANAK KABUPATEN KUNINGAN

image description
icon - Oleh Redaksi

KUIN - KUNINGAN INFORMATIF - DISKANAK KABUPATEN KUNINGAN

Swasembada hewani adalah upaya pemenuhan kebutuhan konsumsi protein hewani nasional—seperti daging, telur, susu, dan ikan—yang sebagian besar atau seluruhnya bersumber dari produksi lokal di dalam negeri.

Tema ini yang diangkat oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan dalam Program Talkshow KUIN - Kuningan Informatif pada Hari Kamis, 16 Juli 2026 yang hadir langsung ke studio yaitu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan Dr. A. Taufik Rohman MSi, M.Pd., didampingi 3 Kepala Bidang yaitu Kepala Bidang Perikanan Dr. Deni Irianto MSi, Kepala Bidang Peternakan drh. Rofiq dan Plh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Teknologi Nandang Sudrajat.

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan memiliki beberapa program kerja, diantaranya:

Bidang Perikanan

  • Pasukan Paus, adalah akronim dari Penebaran Benih Ikan di Perairan Umum dan Sekitarnya, program unggulan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan ini bertujuan menunjang Kuningan sebagai kabupaten konservasi, melestarikan ekosistem perairan, meningkatkan gizi masyarakat, serta mengurangi ketergantungan pasokan ikan dari luar daerah. Pasukan Paus adalah salah satu program unggulan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.

  • "Si Koboi Naik Kuda Poni" merupakan singkatan dari Sistem Kolam Bioflok Naikan Ekonomi. Program ini berlokasi di Pokdakan BUMDes Mekarwangi, Desa Pakembangan, Kecamatan Mandirancan yang memiliki tujuan untuk mengembangkan budidaya ikan berbasis bioflok untuk meningkatkan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Sedikit informasi, kolam bioflok adalah wadah budidaya ikan yang menggunakan sistem pengelolaan air dengan memanfaatkan bakteri baik untuk mengolah kotoran dan sisa pakan menjadi gumpalan protein (flok). Sistem ini membuat air lebih sehat, menghemat penggunaan air, dan menyediakan pakan tambahan alami bagi ikan.

Bidang perikanan, terdiri dari 3 bagian yaitu:

  1. Perikanan Budi Daya, kegiatan memelihara, membiakkan, dan membesarkan organisme air seperti ikan, udang, kerang, atau rumput laut di dalam wadah atau lingkungan yang dikontrol untuk dipanen hasilnya. Jenis lingkungan budidaya-nya ada 3, yaitu air tawar (kolam tanah, keramba jaring apung di sungai atau danau, dan wadah terkontrol untuk ikan lele, nila, gurame, dan patin.), air payau (tambak di daerah pesisir atau muara yang sering dipakai untuk memelihara udang dan bandeng) dan air laut (keramba di tengah laut lepas atau pantai untuk merawat ikan kerapu, kakap, dan rumput laut).

  2. Perikanan Tangkap, kegiatan menangkap ikan dan hewan air lainnya di alam bebas seperti laut, sungai. Kegiatan ini meliputi proses penangkapan, penggunaan alat dan kapal, hingga penanganan hasil tangkapan.

  3. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, kegiatan mengawetkan, mengubah bentuk, dan menjual produk ikan agar bernilai jual tinggi dan sampai ke tangan pembeli. Proses ini bertujuan menjaga mutu, memperpanjang masa simpan, serta mendistribusikan hasil laut atau darat secara merata.

Bidang Peternakan

  • Gerbang Kaya, Gerakan Pengembangan Kambing dan Ayam, yang bertujuan untuk menanggulangi tingkat kemiskinan ekstrem dan pengangguran di daerah pedesaan. Caranya adalah dengan menyalurkan bantuan berupa ternak kambing/domba dan ayam kepada kelompok masyarakat atau peternak dengan menyasar desa-desa tertinggal atau miskin.

  • Gerbang Sipadu, Gerakan Pengembangan Sapi Potong, Sapi Perah, Domba dan Unggas.

  • Gerbang Sapiku, Gerakan Pengembangan Sapi Pasundan Identitas Kuningan, kegiatan ini berfokus untuk melestarikan plasma nutfah unggulan, memperkuat identitas dan ikon daerah, serta meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. Lokasi terkonsentrasi di wilayah seperti Desa Bantarpanjang dan Desa Dukuhbadag di Kecamatan Cibingbin.

Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Teknologi

Bidang ini mengurus pembinaan sumber daya, penerapan teknologi perikanan-peternakan, penyaluran bantuan, serta pelatihan teknis. Tugas dan Kegiatan Utama Bidang PSDTPengembangan Teknologi:

  • Penerapan sarana budidaya modern dan teknologi tepat guna bagi peternak serta pembudidaya ikan.

  • Penyaluran Bantuan: Pendistribusian sarana produksi, bibit, atau bantuan program pemerintah.

  • Pelatihan dan Sertifikasi: Peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha, termasuk pelatihan teknis dan sertifikasi profesi seperti juru sembelih halal

Selain program kerja per bidang , Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan memiliki program lain seperti:

Gerimis (Gerakan Minum Susu), Germatel (Gerakan Makan Telur) dan Gemarikan (Gerakan Makan Ikan) yang bertujuan untuk mencegah stunting.

Gas Elpiji (yang paling baru), adalah sebuah program inovasi layanan cepat bernama Gerakan Anjang Sono Edukasi Lapangan Perikanan dan Peternakan Jaring Informasi. Program ini dibentuk oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan untuk memantau kondisi lapangan, merespons aduan warga, serta memberikan penyuluhan langsung. (dian)

Tags: